Manfaat Menyimpan Uang Di Bank
a. Pengertian Uang
Menurut beberapa ahli, pengertian uang memiliki berbagai penekanan, tergantung dari perspektifnya. Berikut beberapa definisi uang menurut ahli:
- Adam Smith (1776)
Dalam karyanya The Wealth of Nations, Adam Smith mendefinisikan uang sebagai alat yang mempermudah transaksi ekonomi dan menggantikan sistem barter. Uang menjadi alat yang memfasilitasi pertukaran barang dan jasa, yang sebelumnya dilakukan dengan cara langsung. - Friedrich Hayek (1976)
Hayek berpendapat bahwa uang bukan hanya sekedar alat tukar, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga kestabilan ekonomi dan mencerminkan kepercayaan terhadap nilai yang terkandung di dalamnya. Uang, menurutnya, juga menjadi indikator penting dalam sistem ekonomi pasar bebas.
Dari berbagai definisi ini, bisa disimpulkan bahwa uang adalah alat yang digunakan dalam pertukaran barang dan jasa yang diterima secara umum, yang juga berfungsi sebagai penyimpan nilai dan satuan hitung. Uang memudahkan transaksi ekonomi, menciptakan efisiensi, dan memungkinkan perhitungan nilai dari berbagai barang dan jasa dalam suatu perekonomian.
b. Jenis-jenis Uang
Uang memiliki berbagai jenis yang dapat dibedakan berdasarkan bentuk, fungsi, atau media yang digunakan. Berikut adalah beberapa jenis-jenis uang yang umum:
- Uang Kartal
Uang kartal adalah uang yang berupa koin atau uang kertas yang diterbitkan oleh pemerintah dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di negara tersebut.
-
- Uang Kertas : Uang yang berbentuk lembaran kertas yang diterbitkan oleh Bank Sentral.
- Koin : Uang logam yang memiliki nilai tertentu dan dikeluarkan oleh pemerintah.
- Uang Giral (Uang Elektronik)
Uang giral adalah uang yang tidak berbentuk fisik seperti uang kartal, tetapi tercatat dalam bentuk saldo pada rekening bank. Uang ini bisa digunakan untuk transaksi melalui alat pembayaran elektronik, seperti transfer bank, kartu kredit, kartu debit, atau dompet digital.
-
- Tabungan dan Giro : Saldo yang ada di rekening bank yang bisa ditarik atau digunakan untuk transaksi.
- Kartu Kredit dan Debit : Alat pembayaran yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi secara langsung atau online.
- Uang Warna (Uang Komoditas)
Jenis uang yang berbentuk barang tertentu yang memiliki nilai intrinsik, seperti emas, perak, atau barang berharga lainnya yang digunakan dalam transaksi. Uang komoditas digunakan sebelum ada uang fiat yang lebih umum diterima.
- Uang Fiat
Uang fiat adalah uang yang nilainya tidak didasarkan pada komoditas tertentu (seperti emas atau perak), melainkan berdasarkan keputusan atau kebijakan pemerintah yang menetapkannya sebagai alat pembayaran yang sah. Sebagian besar uang di dunia saat ini adalah uang fiat, termasuk uang kertas dan koin.
- Uang Beredar
Uang beredar adalah seluruh jumlah uang yang ada di masyarakat dan yang digunakan untuk transaksi, baik uang kartal maupun uang giral. Uang beredar ini mencakup uang yang ada di tangan masyarakat maupun di rekening-rekening bank.
- Uang Elektronik (E-money)
Uang elektronik adalah uang yang disimpan dalam bentuk digital dan digunakan untuk transaksi online atau melalui perangkat elektronik. Contoh uang elektronik adalah dompet digital (seperti OVO, GoPay, Dana), Bitcoin, dan mata uang kripto lainnya.
- Uang Tembaga atau Uang Logam
Uang logam adalah uang yang berbahan dasar logam, seperti tembaga, perak, atau emas, yang dulu sering digunakan sebagai alat tukar. Meskipun lebih jarang digunakan sekarang, jenis uang ini masih ada dalam bentuk koin.
- Uang Pungutan (Token)
Uang token adalah uang yang diterbitkan oleh pihak selain pemerintah, seperti perusahaan atau organisasi. Token biasanya digunakan dalam konteks yang lebih terbatas, seperti untuk permainan, acara, atau dalam ekonomi digital.
- Uang Komplementer
Uang komplementer adalah uang yang dikeluarkan oleh pihak non-pemerintah dan digunakan hanya untuk transaksi dalam lingkup terbatas, misalnya dalam komunitas tertentu atau sebagai bagian dari sistem barter yang dimodifikasi.
- Uang Digital (Cryptocurrency)
Uang digital adalah bentuk uang yang tidak dikeluarkan oleh pemerintah atau bank sentral, namun tetap digunakan dalam transaksi digital. Cryptocurrency seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya merupakan contoh uang digital yang semakin populer.
Setiap jenis uang ini memiliki peran yang berbeda dalam perekonomian dan masyarakat, tergantung pada fungsinya dalam transaksi dan kebijakan pemerintah yang mengaturnya.
c. Manfaat menyimpan Uang di Bank
Provinsi Banten adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di bagian barat Pulau Jawa. Provinsi ini merupakan provinsi yang relatif baru, yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat. Banten resmi menjadi provinsi sendiri pada 4 Oktober 2000, berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten.
Provinsi Banten memiliki beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang beroperasi di berbagai sektor. Berikut adalah beberapa BUMD yang ada di Provinsi Banten :
- PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk, Bank milik daerah yang menyediakan layanan perbankan untuk mendukung perekonomian Provinsi Banten.
- PT Banten Global Development (BGD), Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan pengembangan infrastruktur.
- PT Jamkrida Banten, Perusahaan yang menyediakan layanan penjaminan kredit untuk mendukung UMKM di Banten.
- PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), Perusahaan yang fokus pada pengembangan sektor pertanian dan distribusi produk pangan.
Sebagai salah satu BUMD yang ada di Provinsi Banten, PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk menyediakan fasilitas diantaranya adalah produk Tabungan dan Deposito. Kegiatan yang dapat dilakukan pada Bank salah satunya dalah dengan menyimpan uang di bank memiliki beberapa manfaat utama, antara lain :
- Keamanan : Uang lebih aman dari pencurian atau kehilangan, serta dijamin oleh LPS hingga batas tertentu.
- Bunga : Uang yang disimpan bisa menghasilkan bunga atau imbal hasil, terutama dalam produk seperti deposito.
- Kemudahan Akses : Mudah untuk melakukan transaksi kapan saja lewat ATM, mobile banking, atau internet banking.
- Pencatatan Keuangan : Semua transaksi tercatat dengan rapi, memudahkan dalam pengelolaan keuangan.
- Perencanaan Keuangan : Memudahkan menabung dan merencanakan keuangan jangka panjang.
- Fleksibilitas : Akses uang melalui berbagai kanal (ATM, cabang bank, aplikasi digital).
- Transaksi Jarak Jauh : Memudahkan transfer uang atau pembayaran elektronik tanpa perlu membawa uang tunai.
- Pinjaman : Menyimpan uang di bank memudahkan mendapatkan pinjaman atau kredit di masa depan.
Secara keseluruhan, bank memberikan keamanan, kemudahan, dan potensi keuntungan bagi uang yang disimpan.
Referensi: dari berbagai sumber